Sabtu, 12 Oktober 2019

Rindu Tak Bertuan



Aku
Rindu
Aku rindu siapa?
Siapa yang rindukanku?

Rindu pada dia yang tak pantas dirindukan?
Pada dia yang tak merinduku?
Dia telah memiliki rindu yang baru
Tak lagi aku yang dirindukan

Lantas rindu ini untuk siapa?
Untukmu yang pernah bertamu, namun aku yang berlalu
Untukmu yang pernah singgah, namun buatku patah
Untukmu yang selalu kudamba, namun  tak pernah ada
Atau untukmu yang tak pernah terbayang oleh mata

Rindu
Jangan buatku terpasung
Jangan buatku selalu termenung

Rindu
Rasuki jiwa tanpa permisi
Karenamu hari-hariku kacau
Bergerombol kisah menguar memori

Rindu
Kau tak bertuan
Tegarlah hadapi sendiri segala yang merasuki
Sabar untuk termiliki

Rindu tak bertuan
Ikhlas pada penantian
Syukur pada keadaan
Tak goyah akan cobaan

Meski
Tak tahu untuk siapa
Tak tahu akan seperti apa
Tak mengapa

Rindu akan termiliki
Seperti hati termiliki oleh diri


10 komentar:

Lilis Fauzi-Odop7 mengatakan...

Aku tak tau apa rasa ini ... Kosong, melompong. 😊✌️

Yulia Tan mengatakan...

Eou... Yang sedang galau rek... Xixixi

Aysafitri114 mengatakan...

Seperti toples tak ada isinya hihi

Aysafitri114 mengatakan...

Hu umm 😄😔

yogi riyansyah mengatakan...

Semoga rindu dalam puisimu itu menjadi ibu di masa lalu yang ikhlas mendidik masa depan.

Aysafitri114 mengatakan...

Bapaknya mana y hh

https://heninyi.blogspot.com/2019/09/belajar-menulis-puisi.html mengatakan...

Rindu yang tak pernah bertepi....

Riban Toples Satir dan Narasi mengatakan...

Maka aku mulai paham, apa artinya kembara rindu. Rindu yang tak bertuan, tiada usai.

Aysafitri114 mengatakan...

Lantas hatipun menyepi 😔

Aysafitri114 mengatakan...

Iy entah sampai kapan 😁

Diksi 18_Ayu

Kenapa Jatuh Cinta? Karena Tuhan yang menghadirkan rasa, meski tidak ditakdirkan bersama. Pertanyaan yang kadang membuat kita bingung ...