Minggu, 12 Juli 2020

The Perfect Muslimah

The Perfect Muslimah. Indah akhlaknya, teduh parasnya, brilian otaknya, mantap ilmu agamanya, luas pergaulannya, dahsyat prestasinya, hebat kontribusinya. Auranya terjaga, pergaulannya terjaga, perilakunya terjaga. Matanya berkilau oleh air mata takwa, bibirnya basah dengan untaian petuah, rambutnya tertutup oleh juluran jilbabnya. Bicaranya dakwah, pendengarannya tilawah, geraknya jihad fii sabilillah. Hatinya penuh zikir, otaknya penuh pikir, dipercantik oleh jaganya lahir. The Perfect Muslimah. Kaulah gemintang yang menghias langit yang pekat. Kaulah rembulan yang cahayanya teduh tak memanaskan. Kaulah bidadari bumi yang kelak jadi bidadari tercantik di surga.

Judul: The perfect muslimah
Penulis: Ahmad rifa'i rif'an
Penerbit: PT. Elex media komputindo
Dimensi: xxx + 291 hlm, cetakan ketiga april 2013
ISBN: 978 602 02 0092 7


The Perfect Muslimah
Buku ini terbagi menjadi 6 (enam) bagian yang setiap bagian berisi ragam kisah yang sangat menginspirasi bagi saya pribadi  atau bagi pembaca lainnya.


BAGIAN 1 BRILIAN OTAKNYA
Cerdas akalnya. Ia terus mengasah akalnya hingga kecerdasanlah yang justru meminta untuk dilekatkan di otaknya. Wawasannya luas, ide-idenya brilian, cara berpikirnya logis, imaginasinya hebat, daya ingatnya kuat. Ia menjadi pribadi yang cerdas akalnya dan tinggi intelektualitasnya.
(The Perfect Muslimah-Prolog hal.xxii)
Kisah inspiratif tentang seorang mahasiswi yang otaknya makin brilian saat ia memutuskan untuk menjadi hafidzah (penghafal Qur'an). Ada juga bahasan tentang Menjadi Muslimah Prestatif serta beragam kisah motivasi tentang muslimah yang mempunyai otak brilian

BAGIAN 2 SUCI CINTANYA
Dalam bagian ini berisi beragam kisah tentang muslimah yang menjaga kesucian cintanya, bagaimana seorang muslimah bersikap menghadapi cinta sebelum halal baginya.
Menanti jodoh, rezeki, kematian, bukan dengan diam pasrah menunggu. Nantilah dengan berperilaku yang baik, berprasangka yang baik, dan memohon yang baik. Tuhan hanya menjodohkan manusia dengan orang yang tepat baginya.
(The Perfect Muslimah hal.67)

BAGIAN 3 LUAS PENGARUHNYA
Luas pergaulannya. Dia bukan pribadi yang nyaman dengan kesendiria. Dia bukan individualis. Dia orang yang mudah beradaptasi dengan lingkungan baru. Dia grapyak dengan siapapun. Teman-temanya bertebaran dimana-mana. Hampir semua orang ingin menjadi sahabatnya. Karena ia memiliki sifat-sifat indah. Sehingga saat ada orang yang mengenalnya, pasti akan bilang, "Dia sahabat baikku." 
(The Perfect Muslmimah-Prolog hal.xxiii) 
Pada bagian ketiga ini ada kisah inspiratif muslimah yang bingung antara karier yang cerah atau menjadi ibu rumah tangga yang hebat.
Ada sekelompok orang yang merelakan hidupnya hanya terabai dalam lembar sejarah, tapi ada pula yang menoreh prestasi dan kontribusi besar sehingga dunia merasakan kemanfaatannya. Ada yang hidupnya hanya numpang lewat, ada pula yang berlomba-lomba menebar manfaat.
(The Perfect Muslimah hal. 145)

BAGIAN 4 INDAH AKHLAKNYA
Indah akhlaknya. Tak ada sekata pun dari lisannya yang menyakiti sesama. Tak ada sekelebat pandangan pun mengarah pada yang tak dihalalkan. tak ada seucap yang didengarnya yang mengandung kerusakan. Tak ada seucap kata pun yang mengandung kedustaan. Ia sangat dicintai oleh sekitarnya. Ia mampu menjaga raga dan jiwanya dari tindakan yang tak diridhai oleh Tuhannya. 
(The Perfect Muslimah-Prolog hal. xxii)

BAGIAN 5 TEDUH PARASNYA
Parasnya indah, bukan karena kosmetik tebal yang menutupi naturalnya wajah. Bukan karena perawatan mahal yang membuat wajahnya indah. Tapi karena aura kesalehan memancar dari dalam. Kita biasa menyebutnya inner beauty. Kecantikan yang hadir dalam diri. Wajahnya cerah karena wudhu senantiasa membasahi wajahnya. Matanya indah karena tak pernah menyaksikan yang dilarang Tuhan. Bibirnya indah karena tak pernah mengucap kata-kata yang menyakitkan. Raganya indah karena tak pernah terlihat auratnya di hadapan bukan mahramnya. Jilbabnya menjulur hingga menutup dadanya. Busananya sederhana namun enak dipandang mata. Parasnya teduh bikin hati jadi adem. 
(The Perfect Muslimah-Prolog hal. xxiii)
Dalam bagian ini benar-benar menarik terutama bagi saya sebagai seorang perempuan. Setiap wanita pasti menginginkan sanjung dan puja akan kecantikannya bahkan kemolekan tubuhnya. Namun dalam bab ini kita kan mengambil pelajaran atau hikmah bahwa kecantikan fisik bukanlah segala-galanya, ia relatif. Keindahan jiwa dan mulianya hati lah yang akan terpancar menjadi pesona bagi orang yang memandangnya itulah cantikanya seorang muslimah.
Nafsu menilai berdasarkan cantik paras dan seksi tubuhnya. Akal menilai berdasarkan brilian otak dan lincah tingkahnya. Hati menilai berdasarkan indah akhlak dan ilmu agamanya. Turuti ketiganya jika mampu. Jika terpaksa harus memilih, maka utamakan hatimu. Karena ia yang akan menjanjika kebahagiaan yang hakiki. Dan abadi.
(The Perfect Muslimah hal 220)

BAGIAN 6 TEGUH IMANNYA
Keyakinannya pada kebenaran agama yang diyakininya sama sekali tak diragukan. Itu yang membuatnya tak enggan mengabdikan diri di jalan kebaikan. Asalkan untuk kepentingan agama, ia tak pernah ragu untuk tampil pertama. 
(The Perfect Muslimah-Prolog hal xxii)
Salah satu kisah pada bagian keenam ini bahkan digambarkan Bidadari Cemburu Padamu, pada sosok muslimah yang teguh imannya. Mempunyai prinsip yang tidak mudah digoyahkan.
Saudariku, kau punya peluang menjadi manusia yang bahkan lebih hebat  dan lebih mulia ketimbang bidadari surga. Bukan karena indah paras dan jelita wajahmu, tapi karena shalatmu, puasamu, serta ibadah-ibadahmu kepada Allah. Caramu membuat bidadari cemburu adalah dengan mengabdikan sisa hidupmu sesuai dengan apa yang dituntunkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Hanya itu.
(The Perfect Muslimah hal. 252) 
Buku yang pas untuk para muslimah yang ingin menata dan memperbaiki kehidupannya; move up menjadi lebih baik sesuai koridor dan tuntunan Islam.
Penulis berkata bahwa 'Perfect Muslimah' tetaplah manusia biasa yg tak luput dari dosa. Hanya saja kebaikan dan kelebihannya yg terlampau besar seolah 'menelan' kesalahan-kesalahan kecil yang pernah dilakukannya. Maka buku ini bukan mendikte kita untuk menjadi muslimah yang sempurna tanpa cela. Buku ini membimbing dan memotivasi para muslimah agar berjuang memaksimalkan seluruh kemampuannya, untuk memberikan yg terbaik bagi orang-orang di sekelilingnya. Sehingga kebaikan yang diasah terus-menerus itu akan membuat sosok seorang muslimah menjadi, atau paling tidak mendekati sempurna di mata Allah dan manusia.

Sabtu, 11 Juli 2020

Menjamah Rasa



Aku suka hujan
Apa lagi jika hujan turun kita sedang duduk berdua
Menikmati butir demi butir air yang membasahi bumi
Sejuk, begitulah rasaku saat bersamamu
Dingin, tapi tetap hangat dalam dekapanmu
Bau basah sisa hujan pun aku suka
Sama seperti bau badanmu yang tertinggal setelah melambaikan tangan padaku
Aku tetap suka
Jangan tanya kenapa aku menyukai hujan
Itu sama sulitnya saat kau bertanya, kenapa aku suka padamu
Aku tak bisa menjawab
Kubilang, biar seperti air hujan yang mengalir bebas, meresap kedalam tanah dan menyuburkan tanaman
Apa kau tahu kenapa hujan turun?
Karena Tuhan yang mau
Ah, tepat sekali
Begitulah aku
Rasaku hadir karena Tuhan menghadirkan
Jika hujan telah reda dan usai, apa rasaku juga sama?
Tidak!
Rasaku tetap seperti hujan yang turun
Mengalirkan kenangan-kenangan yang jatuh ke dasar hati
Meski menjadi beku
Tak akan bisa sehangat dulu
Karena kau hanya menjamah rasaku
Bukan untuk menetap menjadi milikku

Diksi 18_Ayu

Kenapa Jatuh Cinta? Karena Tuhan yang menghadirkan rasa, meski tidak ditakdirkan bersama. Pertanyaan yang kadang membuat kita bingung ...