The Perfect Muslimah. Indah akhlaknya, teduh parasnya, brilian otaknya,
mantap ilmu agamanya, luas pergaulannya, dahsyat prestasinya, hebat
kontribusinya. Auranya terjaga, pergaulannya terjaga, perilakunya
terjaga. Matanya berkilau oleh air mata takwa, bibirnya basah dengan
untaian petuah, rambutnya tertutup oleh juluran jilbabnya. Bicaranya
dakwah, pendengarannya tilawah, geraknya jihad fii sabilillah. Hatinya
penuh zikir, otaknya penuh pikir, dipercantik oleh jaganya lahir. The
Perfect Muslimah. Kaulah gemintang yang menghias langit yang pekat.
Kaulah rembulan yang cahayanya teduh tak memanaskan. Kaulah bidadari
bumi yang kelak jadi bidadari tercantik di surga.
Judul: The perfect muslimah
Penulis: Ahmad rifa'i rif'an
Penerbit: PT. Elex media komputindo
Dimensi: xxx + 291 hlm, cetakan ketiga april 2013
ISBN: 978 602 02 0092 7
Penulis: Ahmad rifa'i rif'an
Penerbit: PT. Elex media komputindo
Dimensi: xxx + 291 hlm, cetakan ketiga april 2013
ISBN: 978 602 02 0092 7
The Perfect Muslimah
Buku ini terbagi menjadi 6 (enam) bagian yang setiap bagian berisi ragam
kisah yang sangat menginspirasi bagi saya pribadi atau bagi pembaca
lainnya.
BAGIAN 1 BRILIAN OTAKNYA
Cerdas akalnya. Ia terus mengasah akalnya hingga kecerdasanlah yang
justru meminta untuk dilekatkan di otaknya. Wawasannya luas, ide-idenya
brilian, cara berpikirnya logis, imaginasinya hebat, daya ingatnya kuat.
Ia menjadi pribadi yang cerdas akalnya dan tinggi intelektualitasnya.
(The Perfect Muslimah-Prolog hal.xxii)
(The Perfect Muslimah-Prolog hal.xxii)
Kisah inspiratif tentang seorang mahasiswi yang otaknya makin brilian
saat ia memutuskan untuk menjadi hafidzah (penghafal Qur'an). Ada juga
bahasan tentang Menjadi Muslimah Prestatif serta beragam kisah motivasi
tentang muslimah yang mempunyai otak brilian
BAGIAN 2 SUCI CINTANYA
Dalam bagian ini berisi beragam kisah tentang muslimah yang menjaga kesucian cintanya, bagaimana seorang muslimah bersikap menghadapi cinta sebelum halal baginya.
Menanti jodoh, rezeki, kematian, bukan dengan diam pasrah menunggu.
Nantilah dengan berperilaku yang baik, berprasangka yang baik, dan
memohon yang baik. Tuhan hanya menjodohkan manusia dengan orang yang
tepat baginya.
(The Perfect Muslimah hal.67)
BAGIAN 3 LUAS PENGARUHNYA
Luas pergaulannya. Dia bukan pribadi yang nyaman dengan kesendiria. Dia
bukan individualis. Dia orang yang mudah beradaptasi dengan lingkungan
baru. Dia grapyak dengan siapapun. Teman-temanya bertebaran dimana-mana.
Hampir semua orang ingin menjadi sahabatnya. Karena ia memiliki
sifat-sifat indah. Sehingga saat ada orang yang mengenalnya, pasti akan
bilang, "Dia sahabat baikku."
(The Perfect Muslmimah-Prolog hal.xxiii)
Pada bagian ketiga ini ada kisah inspiratif muslimah yang bingung antara karier yang cerah atau menjadi ibu rumah tangga yang hebat.
Ada sekelompok orang yang merelakan hidupnya hanya terabai dalam lembar
sejarah, tapi ada pula yang menoreh prestasi dan kontribusi besar
sehingga dunia merasakan kemanfaatannya. Ada yang hidupnya hanya numpang
lewat, ada pula yang berlomba-lomba menebar manfaat.
(The Perfect Muslimah hal. 145)
BAGIAN 4 INDAH AKHLAKNYA
Indah akhlaknya. Tak ada sekata pun dari lisannya yang menyakiti sesama.
Tak ada sekelebat pandangan pun mengarah pada yang tak dihalalkan. tak
ada seucap yang didengarnya yang mengandung kerusakan. Tak ada seucap
kata pun yang mengandung kedustaan. Ia sangat dicintai oleh sekitarnya.
Ia mampu menjaga raga dan jiwanya dari tindakan yang tak diridhai oleh
Tuhannya.
(The Perfect Muslimah-Prolog hal. xxii)
BAGIAN 5 TEDUH PARASNYA
Parasnya indah, bukan karena kosmetik tebal yang menutupi naturalnya
wajah. Bukan karena perawatan mahal yang membuat wajahnya indah. Tapi
karena aura kesalehan memancar dari dalam. Kita biasa menyebutnya inner
beauty. Kecantikan yang hadir dalam diri. Wajahnya cerah karena wudhu
senantiasa membasahi wajahnya. Matanya indah karena tak pernah
menyaksikan yang dilarang Tuhan. Bibirnya indah karena tak pernah
mengucap kata-kata yang menyakitkan. Raganya indah karena tak pernah
terlihat auratnya di hadapan bukan mahramnya. Jilbabnya menjulur hingga
menutup dadanya. Busananya sederhana namun enak dipandang mata. Parasnya
teduh bikin hati jadi adem.
(The Perfect Muslimah-Prolog hal. xxiii)
Dalam bagian ini benar-benar menarik terutama bagi saya sebagai seorang
perempuan. Setiap wanita pasti menginginkan sanjung dan puja akan
kecantikannya bahkan kemolekan tubuhnya. Namun dalam bab ini kita kan
mengambil pelajaran atau hikmah bahwa kecantikan fisik bukanlah
segala-galanya, ia relatif. Keindahan jiwa dan mulianya hati lah yang
akan terpancar menjadi pesona bagi orang yang memandangnya itulah
cantikanya seorang muslimah.
Nafsu menilai berdasarkan cantik paras dan seksi tubuhnya. Akal menilai
berdasarkan brilian otak dan lincah tingkahnya. Hati menilai berdasarkan
indah akhlak dan ilmu agamanya. Turuti ketiganya jika mampu. Jika
terpaksa harus memilih, maka utamakan hatimu. Karena ia yang akan
menjanjika kebahagiaan yang hakiki. Dan abadi.
(The Perfect Muslimah hal 220)
(The Perfect Muslimah hal 220)
BAGIAN 6 TEGUH IMANNYA
Keyakinannya pada kebenaran agama yang diyakininya sama sekali tak
diragukan. Itu yang membuatnya tak enggan mengabdikan diri di jalan
kebaikan. Asalkan untuk kepentingan agama, ia tak pernah ragu untuk
tampil pertama.
(The Perfect Muslimah-Prolog hal xxii)
Salah satu kisah pada bagian keenam ini bahkan digambarkan Bidadari
Cemburu Padamu, pada sosok muslimah yang teguh imannya. Mempunyai
prinsip yang tidak mudah digoyahkan.
Saudariku, kau punya peluang menjadi manusia yang bahkan lebih hebat
dan lebih mulia ketimbang bidadari surga. Bukan karena indah paras dan
jelita wajahmu, tapi karena shalatmu, puasamu, serta ibadah-ibadahmu
kepada Allah. Caramu membuat bidadari cemburu adalah dengan mengabdikan
sisa hidupmu sesuai dengan apa yang dituntunkan oleh Allah dan
Rasul-Nya. Hanya itu.
(The Perfect Muslimah hal. 252)
Buku
yang pas untuk para muslimah yang ingin menata dan memperbaiki
kehidupannya; move up menjadi lebih baik sesuai koridor dan tuntunan
Islam.
Penulis berkata bahwa 'Perfect Muslimah' tetaplah manusia biasa yg tak luput dari dosa. Hanya saja kebaikan dan kelebihannya yg terlampau besar seolah 'menelan' kesalahan-kesalahan kecil yang pernah dilakukannya. Maka buku ini bukan mendikte kita untuk menjadi muslimah yang sempurna tanpa cela. Buku ini membimbing dan memotivasi para muslimah agar berjuang memaksimalkan seluruh kemampuannya, untuk memberikan yg terbaik bagi orang-orang di sekelilingnya. Sehingga kebaikan yang diasah terus-menerus itu akan membuat sosok seorang muslimah menjadi, atau paling tidak mendekati sempurna di mata Allah dan manusia.
Penulis berkata bahwa 'Perfect Muslimah' tetaplah manusia biasa yg tak luput dari dosa. Hanya saja kebaikan dan kelebihannya yg terlampau besar seolah 'menelan' kesalahan-kesalahan kecil yang pernah dilakukannya. Maka buku ini bukan mendikte kita untuk menjadi muslimah yang sempurna tanpa cela. Buku ini membimbing dan memotivasi para muslimah agar berjuang memaksimalkan seluruh kemampuannya, untuk memberikan yg terbaik bagi orang-orang di sekelilingnya. Sehingga kebaikan yang diasah terus-menerus itu akan membuat sosok seorang muslimah menjadi, atau paling tidak mendekati sempurna di mata Allah dan manusia.

