Rabu, 11 September 2019

Meratapi Diri





Sunyi, sepi, sendiri tanpa ada yang menemani. Hidup serasa seorang diri dimuka bumi. Hilang arah, rasa gundah dan akhirnya menyerah. Akal kehilangan fokus sampai jiwa tak terurus.

Terkadang seperti itulah manusia. Tanpa sadar apa yang diperbuat menyakiti diri sendiri, keluarga dan bahkan orang lain.

Hanya karena kehilangan yang dicintainya saja sudah berputus asa. Seakan-akan hidup takkan berarti lagi tanpa dia dihati. Seandainya saja masih bisa berpikir jernih kau pasti bisa lebih baik dari sebelumnya.

Meratapi diri sendiri dengan rasa sedih yang berkepanjangan itu tidak baik, tidak baik untuk rohani dan jasmanimu. Hidup memang seperti itu, ada sedih dan bahagia, silih berganti menghampiri.

Rasa sedihmu bukan tanpa maksud Allah membuatnya. Boleh jadi akan ada  hal indah dikemudian hari. Tak ada gunanya meratapi diri, kau hanya membuang-buang waktu tanpa berbuat apa-apa.

Sudah kubilang berkali-kali. Bangkit dan melangkahlah lagi. Meski berat, meski akan banyak aral merintang teruslah optimis buang semua duka laramu.

Sekali lagi kuingatkan, jangan meratapi diri. Bersyukur atas apa yang telah ditetapkan untukmu meski itu bukan maumu, tapi Allah lebih tahu apa yang kau butuhkan.

Jangan bersedih jika nantinya kau jauh melangkah lantas banyak yang kau tinggalkan, atau banyak yang meninggalkanmu. Tak apa, tak usah kau pikir dulu tentang itu.

Terus saja kau melangkah di jalan-Nya. Aku yakin Dia akan membersamaimu disetiap langkah, dan yang paling penting Dia takkan meninggalkanmu sedetikpun.

10 komentar:

niozaharani mengatakan...

Setuju!

Habibie mengatakan...

" Kutangkap ratap itu, coba kubuang. Setidaknya kini ruangnya berganti sedih". :'C
.
Niceee.
.
.
Main & Follow juga Arsilogi.id :D

Halima Maysaroh mengatakan...

Betul, terus maju karena tujuan kita di depan bukan di belakang

Fitriani Nurul Izzati mengatakan...

Terus berjalan dan yakin dengan kebaikan-Nya 🤗

Rahman Arrijal mengatakan...

Pesan moral lagi eui😃 nice

Restanti mengatakan...

Hidup cuma sekali, sayang kalau hanya diisi dengan ratapan

Fitri Ane Lestari mengatakan...

intinya hampir sama dengan postingan saya hari ini 😁. Yuk move on jangan terus meratapi diri

Aysafitri114 mengatakan...

Para odopers semangat 😊💪💪

Riban Toples Satir dan Narasi mengatakan...

Karena yang Maha Kuasa akan terus membersamai kita dengan hati yang ikhlas dan penuh keyakinan

Aysafitri114 mengatakan...

Aamiin insya Allah

Diksi 18_Ayu

Kenapa Jatuh Cinta? Karena Tuhan yang menghadirkan rasa, meski tidak ditakdirkan bersama. Pertanyaan yang kadang membuat kita bingung ...