Rabu, 02 Oktober 2019

Dalam Diam


Tangis dalam hujan
Bagai cinta dalam diam
Tak ada yang tahu kecuali Tuhan
Entah sampai kapan hati akan tentram

Terkadang hati terlalu membuncah
Pikiran yang tak mau mengalah
Ragapun tak ingin jua menyerah
Meski hakikatnya hanya bisa pasrah

Betapa sulit hati untuk meredam
Rasa yang lama terpendam
Layaknya malam temaram
Sunyi, sepi dalam diam

Haruskah seperti Khadijah
Ungkap segenap perasaan
Atau seperti Fatimah
Terus diam hingga Tuhan pertemukan

Ku rasa cinta ini semakin terpendam
Jauh sudah di dasar jiwa dan ingatan
Bagai batu besar tenggelam
Takkan muncul lagi ke permukaan

20 komentar:

Sakif mengatakan...

Ehmmm

Aysafitri114 mengatakan...

Why mbak

Fitriani Nurul Izzati mengatakan...

Dalaaam, Mbak ....

Rahman Arrijal mengatakan...

Bait ke tiga kok saya bacanya agak kurang pas gitu ya🤔

Aysafitri114 mengatakan...

Sedalam lautan

Aysafitri114 mengatakan...

Yang pas gimana y 🤔

niozaharani mengatakan...

Rimanya sama ... Hmm, sajak y Kak 😊

Naja Aya mengatakan...

Ungkapkann sajaaa😂


Dari grup kairoooo.😅

Lilis Fauzi-Odop7 mengatakan...

Tak perlu jadi Khadijah, apalagi Fatimah. Cukuplah jadi dirimu sendiri,berjalanlah sesuai keyakinan hati, eaa 🤣✌️😊🙏

Restanti mengatakan...

Jangan jadi batu, berat.
Jadi kapas saja, ringan dan bersih. Pasrah kemana alam membawa

Aysafitri114 mengatakan...

Beda y dg puisi

Aysafitri114 mengatakan...

Maluuu 😁

Aysafitri114 mengatakan...

Ashiiiapp hehe

Aysafitri114 mengatakan...

Seperti air yang mengalir eaaa

Anis Hidayati mengatakan...

👍

Riban Toples Satir dan Narasi mengatakan...

Atau seperti fatimah, menunggu dalam diam. Oh yeaaahh

https://heninyi.blogspot.com/2019/09/belajar-menulis-puisi.html mengatakan...

Khadijah zaman Now

Aysafitri114 mengatakan...

😁

Aysafitri114 mengatakan...

Eaaa 😄

Aysafitri114 mengatakan...

Ada2 saja 😄

Diksi 18_Ayu

Kenapa Jatuh Cinta? Karena Tuhan yang menghadirkan rasa, meski tidak ditakdirkan bersama. Pertanyaan yang kadang membuat kita bingung ...