Ada titik aku merasa hanya butuh diriku sendiri. Memeluk diriku sendiri. Menenangkan kegelisahan yang ada di dalam dada. Meyakinkan bahkan kecemasan-kecemasan akan segera reda. Lalu megajarkan bibirku tersenyum –apa pun yang sedang dijalani.
Aku butuh kekuatan dari dalam diriku sendiri; yang menguatkan dalam segala suasana. Tidak akan menjatuhkan dan merendahkan meski aku gagal mendapatkan apa yang aku cita-cita. Bukan gagal kurasa, hanya Tuhan tahu mana yang lebih baik untukku.
Mungkin benar, aku memang hanya butuh diriku sendiri. Mendekap semua impian yang dimiliki. Yang masih jauh, yang sudah hampir didekap, yang masih harus diperjuangkan. Maka, kuatlah diriku. Jalan ini masih butuh semua keyakinan itu.
Terkadang. Semua terasa sulit untuk terus melangkah, rapuh,
jatuh, dan tak ingin lagi bangkit, seperti belenggu menggelayuti kaki,
seperti kabut yang menyesakkan nafas. Terkadang ingin menghentikan
semua ini, berjalan sendiri semauku.
Tuhan. Jika semua ini adalah rasa yang Engkau hadirkan dalam hatiku, aku mohon Tuhan jagalah hatiku dari gejolak egoku, tuntulah aku dalam jalan lurus-Mu. Aku mencoba untuk selalu setia,mencintai seseorang yang masih menjadi rahasiamu.
Tuhan. Jika semua ini adalah rasa yang Engkau hadirkan dalam hatiku, aku mohon Tuhan jagalah hatiku dari gejolak egoku, tuntulah aku dalam jalan lurus-Mu. Aku mencoba untuk selalu setia,mencintai seseorang yang masih menjadi rahasiamu.

14 komentar:
Aamiin, semoga Tuhan selalu mendengar setiap do'a yang terucap
Aamiin insya Allah π
Semangat ya mbak.....
Salam kenal dari grup London
Aamiin
Semangat jg π
Slam kenal dari tokyo π
Aamiin π
Aamiin ya rabbal alamin πππ
Aamiiin, semangatπ
Aamiin y Allah
Semangat jg mbak
Aamiiin ... Ganbatte ππͺ✌️
Stay strong mbak ay .
Posting Komentar