Sabtu, 23 November 2019

Mereview Cinta Dalam Ikhlas


Hidup jelas hanya sebuah persinggahan untuk sosok makhluk yang bernyawa. Jika sudah tepat waktunya untuk beranjak dari tempat persinggahan, tak ada satu pun yang dapat mencegah. Aku, kamu, kita, kalian dan mereka akan pergi menghadap Sang Ilahi.

Seperti pada cerita dalam novel cinta dalam ikhlas, dari judulnya saja sudah bertema tentang keihklasan. Ikhlas untuk apa? Atau untuk siapa? Yang jelas, ikhlas adalah sebuah bentuk kerelaan untuk melepas sesuatu yang amat dicintai.

Kehilangan misal. Pada episode kehilangan, hati siapa yang tak kalut? Masih sanggupkah tubuh menopang diri meski lelehan air kesedihan kian membanjiri. Berusaha tegar dan tentu hati ikhlas untuk melepas.

Bintang Atharesina Firdaus. Atau biasa dipanggil Athar, tokoh utama dalam lakon cerita ini. Sosok Athar yang masih lima tahun harus sanggup menyandang sebagai anak yatim. Hanya berteman ibu yang tangguh, tegar, dan begitu sabar berperan sebagai kepala keluarga dibantu oleh kakak-kakaknya, saat itu belum ada seorang pun yang lulus sekolah.

Namun hidup harus tetap berlanjut bukan? Dengan atau tanpa orang yang amat dicintai. Bertahun-tahun sudah sejak kehilangan sosok bapak ditambah lagi kehilangan sosok teteh saat berjuang melahirkan kedua putranya yang ikut serta pergi. Masih tentang episode kehilangan dalam hidup Athar.

Kini menginjak SMA Athar tumbuh menjadi lelaki yang pintar dengan segudang impian. Masa SMA pada akhirnya menemukan seseorang yang sukses membuat hati Athar bergetar hebat. Gadis berjilbab putih menjadikan mata Athar tak kuasa untuk terpejam.

Aurora Cinta Purnama. Ara adalah gadis yang membuat hati Athar bergetar setiap kali namanya dipanggil. Ara gadis lembut dengan senyum yang tulus. Ara gadis impian yang Athar yakini adalah jodoh dunia akhiratnya. Namun Ara juga gadis yang harus Athar ikhlaskan demi cita dan impian di masa depan.

Masa sekolah usai. Perpisahan tentu terjadi, dengan sahabat, guru dan yang paling menyakitkan adalah perpisahan dengan sosok Ara. Kalimat perpisahan Athar terwakilkan dengan sebuah lagu ciptaannya sendiri. Berkah bergabung dengan grup band sekolah. Lagu khusus untuk hati yang tulus kepada Ara.

Dalam hampa kurasa hadir-MU
Sesak dadaku menghilang
Ku terima semua keputusan-MU
dan cinta-MU yang kini kudamba~~ selalu
Ku ikuti gravitasi hati
Ku pasrahkan perasaan
Hanya pada-MU ku bertumpu dan meminta~~
Dia milik-MU, sampaikanlah~ pesanku
Tak akan lupakanmu,
tapi ku harap bisa mengikhlaskan cinta
Karna ku yakin rencana-NYA lebih indah
Jika berjodoh, kita kan disatukan-NYA
Aku mencintamu, tapi lebih mengharapkan-NYA
Aku merindukanmu dalam doa~
Tak mau hapuskanmu
Tapi kurela melepasmu kepada-NYA
Karna ku yakin pilihan-NYA yang terbaik
Jika tak bersatu, Allah kan pilihkan jodoh yang lebih baik
Jodoh yang lebih baik
Dalam hampa kurasa hadir-MU,
Sesak dadaku menghilang

Tentang Ara, gadis impian Athar, Kini sejenak harus mengikhlaskan soal rasa. Meski sekalipun dihati Athar tak pernah hilang, begitu juga nama Ara selalu melangit bersama doa-doa Athar. Berbekal keyakinan hati serta pasrah dengan bagaimana takdir Allah akan membawa kembali Ara untuknya atau tidak.

Athar melangkah meninggalkan tanah kelahirannya menuju Bandung, Mengenyam perguruan tinggi, hingga dia dipertemukan dengan Pak Farhan. Sosok yang dia akui sebagai pengganti bapaknya. Pak Farhan yang begitu baik dan bijaksana. Bersama sahabat barunya di Bandung sekaligus tetangga kamar indekos Athar, Kang Zein. Mereka diberi berkah pekerjaan oleh Pak Farhan.

Kang Zein lelaki soleh adalah sahabat Mamat yang juga sahabat Athar sewaktu sekolah dulu. Bandung dan indekos telah mempertemukan mereka, juga dengan sosok Mas Steve Jobs yang asli bernama Eko Tegal. Logat tegal dengan gaya lucu pencair suasana hati ditambah percaya dirinya yang patut dicontoh.

Kampus UPI juga telah mempertemukan Athar dengan seorang gadis bernama Tari. Gadis baik, seleha dan pecinta buku. Berawal dari buku, Tari gadis pertama yang mengajak Athar ta'aruf. Kegalauan hati Athar yang dirasa tercurah dalam doa dan masih pengharapan yang sama serta meminta keyakinan hati untuk Tari.

Petunjuk Allah adalah jalan yang terbaik. Lagi, hati Athar belum bisa menerima Tari. Hatinya masih ada keyakinan tentang Ara. Selesai masalah dengan Tari, berlanjut ke Pak Farhan. Meminta Athar mengelola usaha fashion-nya SALSABILA, menjadi penerus untuk meintis Panti Asuhan milik Pak Farhan dan yang terakhir, Pak Farhan meminta Athar untuk menikah dengan Salsabila. Anak bungsunya.

Di sisi lain. Kang Zein, sahabatnya yang begitu baik juga mengutarakan rasa tentang Salsabila. Puncak kegalauan Athar. Dia bertekad untuk mencari lagi gadis impiannya. Ara. Pengorbanan yang begitu luar biasa akhirnya bertemu juga gadis yang selama ini di nanti petemuannya kembali. Pertemuan dengan Ara, dan jawaban yang dinanti selama ini membuahkan hasil. Ara membalas perasaan Athar.

Bagaimana dengan Pak Farhan sosok yang sudah dianggap sebagai bapaknya sendiri. Kecewa tentu saat Athar menjawab permintaannya. Sampai rumah sakit menjadi tempak Pak Farhan menutup mata. Sebelumnya telah menyaksikan bungsunya, Salsabila menikah dengan Kang Zein. Kebijaksaan Pak Farhan, akhirnya menerima Kang Zein sebagai penggantinya untuk menemani Salsabila.

Allah. Begitu luar biasa skenario bagi hamba-Nya. Orangtua Ara pun menerima lamaran Athar. Impian yang selama ini terbumbung tinggi akhirnya tercapai. Berkah kesabaran, perjuangan, pengorbanan, dan tentu sebuah keihklasan. Ikhlas melepas cinta untuk disatukan kembali.

Percayalah. Jika kita ikhlas melepas pasti Allah akan beri jalan yang terbaik. Rencananya lebih indah, sesuatu yang telah ditakdirkan untuk kita takkan hilang karena rida-Nya. Cinta dalam ikhlas mengajarkan kita untuk selalu ikhlas dengan segala takdir ketentuan-Nya. Sabar adalah kunci untuk sebuah keikhlasan.

Novel berhalaman 380 ini sungguh mengaduk-aduk hati pembacanya. Sedih, lucu, bahagia, terharu. Sudah lengkap menjadi satu. Bayu Adhitya atau sering dipanggil Kang Abay, adalah seorang motivasinger, songwriter, dan penulis. Novel Cinta Dalam Ikhlas adalah novel pertama yang ditulis oleh Kang Abay, setelah sebelumnya pernah meluncurkan song book berjudul Galau Positif (Motivasinger Publishing, 2012) dan song book Pernikahan Impian (Mizania, 2014).

Sebagai content creator, Kang Abay adalah penggagas project #CintaPositif dan #Singlelillah yang populer di Youtube dan media sosial lainnya. Sebagai song writer, Kang Abay telah menciptakan beberapa judul lagu. Dan, lagu-lagu karya Kang Abay terpilih menjadi official song di banyak komunitas positif di Indonesia, seperti Komunitas Pengusaha Tangan di Atas (TDA), Teladan Rasul, Muda Mulia, Tweet Nikah, dan lain-lain.

Tahun 2016, sebagai pencipta lagu, Kang Abay pun telah memperoleh dua penghargaan, yaitu Best Song Writer di Indonesia Nasheed Award (INA), dan Penghargaan Best Song Writer di Bandung Nasheed Award (BNA). Selain itu, aktivitas Kang Abay lainnya adalah sebagai seorang pembicara publik, khususnya pembicara tema Cinta Positif, pranikah, dan bagaimana menggapai cita-cita atau impian. Ratusan event seminar di lebih dari 40 kota di Indonesia pernah dihadiri oleh Kang Abay selama tiga tahun terakhir, dengan melibatkan puluhan ribu audience.

Keren bukan?
Yuk baca novel-novel Kang Abay selanjutnya.

Tidak ada komentar:

Diksi 18_Ayu

Kenapa Jatuh Cinta? Karena Tuhan yang menghadirkan rasa, meski tidak ditakdirkan bersama. Pertanyaan yang kadang membuat kita bingung ...