Entah kenapa kebingunan saat itu seketika membuat pikiranku buntu. Ke mana aku harus mencari untuk menemani jemari ini, berkutat dengan kerasnya papan ketik. Batas waktu semakin dekat di depan mata, hanya tinggal satu pergerakan lagi untuk sampai di garis finish. Termotivasi dari yang telah mendahului, kubangunkan dengan paksa raksasa di tubuh ini.
Kupaksa memori ini
untuk memutar kembali semua yang terekam. Dan rekaman itu terhenti saat ingatan
tentang dia jelas terbayang. Dia salah satu pemateri di grup besar ODOP (One
Day One Post) yang pada malam itu menyampaikan materi tentang Novel dan Novelat.
Dunia kepenulisan, yang membawa sebagian besar orang terhanyut dalam aksaranya,
termasuk aku.
Siapa dia?
Mari kita menyelisik
dan mengulik tentang dia.
Namanya Nur Hidayati, atau
biasa di sapa dengan Mbak Hiday. Perempuan cerdas kelahiran 15 Februari 1982 Tuban,
Jawa Timur. Pendidikan formal yang ditempuh dari jenjang MTS Tuban dan MAN 3
Malang. Kemudian dia melanjutkan study-nya di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Mengambil
bidang studi Tafsir Hadist. Kemudian di Universitas terbuka mengambil S1 PGSD, Uin Sunan Ampel dan
terakhir S2 Studi Islam/ Sejarah Peradaban dan Pemikiran Islam.
Tidak hanya pendidikan
formal yang dia tempuh. Pendidikan non-formal juga ikut membersamai dalam
perjalanan hidupnya.
2001 Diklat
Pertolongan Pertama, PMI Kota Yogyakarta
2002 Kursus
Diseminator Hukum Perikemanusiaan Internasional
2002 English
Translation Course, Magistra Utama
2003 Pelatihan
Penelitian dan Penulisan artikel, Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat UIN
Jakarta
2005 Civic Education
for Future Indonesian Leader, USC Satunama- Konrad adenauer Stiftung
2016 Persiapan
Keberangkatan Awardee LPDP RI
2017 Study Trip: Life of Muslims in Germany, Goethe Institut
Germany
Field Study: Gottingen
University, Goethe University Frankfurt, Humboldt University Berlin
2018 Bimtek Penulisan
Sejarah, Direktorat Sejarah, Kemdikbud RI
Research Invitation,
Leiden University Library, Belanda
Bertempat tinggal di
Tuban bersama suami dan dua anaknya. Seorang ibu rumah tangga dengan segudang pretasi.
Diantaranya:
Penerima Research Invitation dari Perpustakaan
Universitas Leiden, Belanda, 2018
Runner up Blogger Kisah Inspiratif Forum
Lingkar Pena Pusat (Tingkat Dunia) 2018
Penerima Beasiswa Life of Muslims in Germany,
Goethe Institute Jerman, 2017
Tulisan terbaik One Day One Post 2017
Penerima Beasiswa Lembaga Pengelola Dana
Pendidikan Republik Indonesia, 2016
Best Challenger Reading Challenge kelas
Reader Forum Lingkar Pena Jawa Timur, 2016
Pembuatan Alat Peraga Edukatif Daur Ulang
Terbaik SD/MI se-Kabupaten Tuban 2014
Penulis Terbaik Kisah Inspiratif Guru SDIT Al
Uswah Tuban
Penulis Terbaik artikel Implementasi Visi
Misi SMPIT Al Uswah Tuban
Runner up Guru Teladan Lembaga Pendidikan
Islam Terpadu Al Uswah Tuban 2013
Penerima Beasiswa Penelitian dan Penulisan Artikel Ilmiah untuk 10 Penulis
Perempuan se-Jawa Bali, Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat, UIN Jakarta,
2003
Penulis 11 buku Solo dan 21 Antologi
Meskipun seorang ibu
rumah tangga, tidak membuatnya hanya berkutat dengan urusan rumah. Berbagai aktifitas
di luar rumah kerap dia sambangi.
2008-now Manajer AlUswah Language Course
2014-2019 Kontributor
Majalah Al Uswah Tuban
2016-2019 Pengurus
FLP Jawa Timur
2017-now Penasihat One Day One Post
Pendiri/ Rektor Nulis
Aja Community
2018-now Pendiri Komunitas Sastra Portulaca
Pengurus Mata Garuda
(awardee
dan alumni LPDP RI)
Tuban
Guru klub menulis
pada SMPIT Al
Uswah Tuban
Pendiri/ Direktur WBM
Sanggar Caraka
◊ Taman Baca
◊ Sinau Nulis
◊ Sinau Sejarah Sosial
Umat Islam
◊ Penerbitan buku
Caraka Publishing
◊ Wisata Literasi Literatour Singapore Malaysia
Jika ditanya apa saja
hasil karyanya, Masya Allah. Merinding dan takjub aku dibuatnya. Berawal dari
hobinya menulis puisi sejak SMP dan pada waktu SMA membuat serial namun tak
kunjung rampung, bertemulah dengan buku yang membuatnya yakin bahwa suatu hari
harus memppunyai buku sendiri. Dan karya-karyanya yang sudah lahir antara lain
:
Buku
A. Fiksi
1. Kumpulan Novelet Menuju Kembali, Caraka
Publishing, 2019
2. Kitab Pangeran Bonang, kumpulan cerpen 12 Cerpenis
Tuban, Tuban: Niramedia, 2018
3.
Ketika Arus Tak Mungkin Berbalik, kumpulan puisi penyair Tuban, Tuban:
Niramedia, 2018
4. Cerita rakyat Tuban, antologi cerita rakyat,
Tuban: Niramedia, 2018
5. 30 Menit, Kumpulan Puisi, Serang: Gong
Publishing, 2017
6. Menghempas Karang, antologi puisi, Pare:
Forum Aktif Menulis, 2017
7. Love Pasta, antologi cerpen, antologi cerpen,
Serang: Gong Publishing, 2017
8. Saat Ramadhan Hampir Usai, antologi cerpen,
Tuban: Pustaka Ilalang, 2017
9. Menuju Tuban Berkeadaban, antologi cerpen dan
Puisi, Tuban: Pustaka Ilalang, 2017
B.
Non Fiksi
1. Jalan Cinta yang Membawaku Padamu, Antologi
Esai, Caraka Publishing, 2019
2. Genealogi Pemilihan Umum dalam Islam, Tuban:
Niramedia, 2019
3. Periodisasi Filsafat Islam, Tuban: Niramedia,
2019
4. Transformasi Gender dan Perceraian, Tuban:
Niramedia, 2019
5. Bahasa Arab itu Mudah: Belajar Bahasa Arab
untuk SD/MI, Tuban: Niramedia, 2018
6. Perempuan dalam Pusara Kehidupan, antologi
esai, Yogyakarta: Diandra, 2018
7. Sahabatku, Inspirasi menulisku, antologi
esai, Malang: Aditya, 2018
8. Generasi Qurani Pewaris Peradaban, antologi
esai, Lamongan: Media Pena, 2018
9. Surat Cinta untuk Penulis Pemula, antologi
esai, Tuban: Niramedia, 2018
10. Easy English 1, Tuban: Niramedia, 2018
11. Easy English 2, Tuban: Niramedia, 2018
12.
Awardee Stories, kisah dan kiat penerima beasiswa LPDP, Jakarta: Gramedia
Pustaka Utama, 2017
13. Tidak Ada yang Kebetulan, antologi kisah
inspiratif, Lamongan: Media Pena, 2017\ \
14. 51 Profil Perempuan Inspiratif, kumpulan
autobiografi, Pare: Forum Aktif Menulis, 2017
15. Aku, Buku, dan Membaca, antologi esai,
Tulungagung: Pustaka Akademia, 2017
16. Resolusi Menulis, antologi esai, Tulungagung:
Pustaka Akademia, 2017
17. Pendidikan Karakter, kumpulan esai
pendidikan, Malang: Genius, 2017
18. Haruskah Aku yang Melamarmu, kumpulan esai,
Surabaya: Penerbit Satoe, 2017
19. Istana yang dibangun dari kata-kata, antologi
esai, Surabaya: Syams, 2016
20. English Nowadays for Charracter Building vol
3, Lamongan: Media Pena, 2015
21. English Nowadays for Charracter Building vol
4, Lamongan: Media Pena, 2015
22. English Nowadays for Charracter Building vol
5, Lamongan: Media Pena, 2015
23. English Nowadays for Charracter Building vol
6, Lamongan: Media Pena, 2015
Dan lebih takjubnya
lagi. Karya-karyanya ini pernah dimuat profile dan journal/proceeding.
Profile
1. Majalah Al Uswah edisi Januari 2012: (Nur Hidayati, S.Th.I, Teacher of the Month SMPIT Al Uswah Tuban)
2. Radar Bojonegoro 22-9-2017: (Nur Hidayati penulis nasional asal Tuban: Lahirkan belasan buku, keuntungan didonasikan
3. Radar Bojonegoro 23-9-2017: (Nur Hidayati penulis nasional asal Tuban (2): Berbekal Tulisan, antar perjalanan gratis
4. Radar Jawa Pos (se-Jawa Timur) 23-9-2017: (Nur Hidayati penulis nasional asal Tuban: Berbekal Tulisan, antar perjalanan
5. Deutsche Welle Indonesia (Media Daring di Jerman untuk Indonesia): Menangkal radikalisme lewat masjid, interview
6. Deutsche Welle Indonesia: Islam Jerman di mata intelektual Muda, 20-10-2017
7. Majalah Akbar, April 2018: Menulis itu menyegarkan otak
8. Radar Tuban, 15 Desember 2018; (Profil putra-putri Tuban berprestasi Internaional: lahir dari kompetisi hingga hobi
1. Majalah Al Uswah edisi Januari 2012: (Nur Hidayati, S.Th.I, Teacher of the Month SMPIT Al Uswah Tuban)
2. Radar Bojonegoro 22-9-2017: (Nur Hidayati penulis nasional asal Tuban: Lahirkan belasan buku, keuntungan didonasikan
3. Radar Bojonegoro 23-9-2017: (Nur Hidayati penulis nasional asal Tuban (2): Berbekal Tulisan, antar perjalanan gratis
4. Radar Jawa Pos (se-Jawa Timur) 23-9-2017: (Nur Hidayati penulis nasional asal Tuban: Berbekal Tulisan, antar perjalanan
5. Deutsche Welle Indonesia (Media Daring di Jerman untuk Indonesia): Menangkal radikalisme lewat masjid, interview
6. Deutsche Welle Indonesia: Islam Jerman di mata intelektual Muda, 20-10-2017
7. Majalah Akbar, April 2018: Menulis itu menyegarkan otak
8. Radar Tuban, 15 Desember 2018; (Profil putra-putri Tuban berprestasi Internaional: lahir dari kompetisi hingga hobi
Journal/ Proceeding
1. The Influence of Media and technology on Gender Transformation and Divorce Rates in Indonesia (jurnal pada European union Digital Library)
2. Kritik Ideologi Interpretasi GWJ Drewes (1899-1991) atas Serat Bonang dalam The Admonitions of Seh Bari (Tesis pada UIN Sunan Ampel Surabaya)
3. Empowering Indonesian Women labor in Malaysia within the framewrk of islamic Teachings (proceeding pada International Conference on Muslim Society amd Thought 2016
4. Revitalization of Integrated Islamic-Education Concept for Future Climber Generation (riset pada Lembaga Pendidikan Islam Terpadu Al Uswah Tuban
5. Penafsiran Ayat-ayat tentang Pluralisme Beragama dalam Jaringan Islam Liberal (skripsi pada UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)
6. Redefinisi Keadilan Dalam Poligami (riset pada Pusat Studi Wanita UIN Yogyakarta)
7. Fenomena Islam Liberal di Indonesia (riset pada Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta
1. The Influence of Media and technology on Gender Transformation and Divorce Rates in Indonesia (jurnal pada European union Digital Library)
2. Kritik Ideologi Interpretasi GWJ Drewes (1899-1991) atas Serat Bonang dalam The Admonitions of Seh Bari (Tesis pada UIN Sunan Ampel Surabaya)
3. Empowering Indonesian Women labor in Malaysia within the framewrk of islamic Teachings (proceeding pada International Conference on Muslim Society amd Thought 2016
4. Revitalization of Integrated Islamic-Education Concept for Future Climber Generation (riset pada Lembaga Pendidikan Islam Terpadu Al Uswah Tuban
5. Penafsiran Ayat-ayat tentang Pluralisme Beragama dalam Jaringan Islam Liberal (skripsi pada UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)
6. Redefinisi Keadilan Dalam Poligami (riset pada Pusat Studi Wanita UIN Yogyakarta)
7. Fenomena Islam Liberal di Indonesia (riset pada Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta
Tokoh inspirasinya tentu saja yang utama
Rasulullah SAW. Ibu Batutah, Ibn Khaldun dan yang terdekat dengan kehidupan
kita Buya Hamka dan Pak Habibie. Penulis fiksi yang disukainya dari luar yaitu
Jostein Gaarder dan teladan dari kalangan teman penulis yaitu Mashdar Zainal. Berkah
royalti yang dia dapat untuk sekarang salah satunya sebagai sumber dana untuk
taman baca sanggar caraka.
Tentu dalam hal ini dia tidak sendirian,
ada keluarga dan teman yang selalu mendukung untuk terus maju dan bersemangat. Apa
lagi kedua orang tuanya, ibu begitu bangga. Terutama sosok ayah yang telah
menularkan bakat kepada anaknya. Namun sayang, sosok sang ayah telah berpulang sebelum
sempat melihanya benar-benar mempunyai buku.
Jatuh cinta tentu pernah dan masih
kepada orang yang sama setiap harinya, apalagi kecintaan pada buku-buku dan
dalam dunia kepenulisannya. Aku telah mendapat cahaya petunjuk darinya. Lewat
perjalanan hidupnya, aku yakin bisa sampai finish sebelum batas waktu telah
berlalu.
Terima kasih atas kesempatan mengenalmu,
Mbak. Darimu aku banyak belajar untuk berproses lebih maju. Meski kita hanya
mengenal lewat maya, namun aksaramu selalu mengalir menjadi amal jariyahmu. Namamu
seindah perjalanan hidupmu, semoga selalu menjadi cahaya dan petunjuk bagi
mereka yang tersesat.
Impianku sejak dulu, ingin sekali buku karyaku
bertengger manis dalam etalase, bersama buku-buku dari penulis lainnya yang
tengah memuncak.

11 komentar:
lenkaaap banget dan detail :)
Terima kasih mbak
Bagus banget biografinya.
Keren tokohnya, subhanallah...
Yang nulis ini juga tak kalah keren, bisa sedetail ini
Alhamdulillah
Aamiin Insya Allah
Sini Mbak Ayu main ke Tuban. Nanti tak kasih tau rumahnya Mbak Hiday 😁
Emang tahu y rumahnya hehe
Masya Allah Mbak Hiday 😍
Hebaaatt kn y
Terima kasih sudah menulis kisah hidup saya, kak AYU. Hadza Min fadhli Rabby. Masih banyak yg lebih hebat, kak
Iya sma2 mbak
Posting Komentar