Selasa, 01 Oktober 2019

Ikhwan Berwajah Teduh


Saat pertama ku mengenalmu
Meski dalam dunia semu
Wajah teduhmu yang menyejukkan kalbu
Debaran hati mulai tak tentu

Setiap kali senyummu beredar
Kacaukan hati yang semakin berdebar
Menopang tubuh agar tak bergetar
Damaikan hati dengan istighfar

Kau ikhwan yang berwajah teduh
Tak taukah hatiku semakin luluh?
Melihatmu tak ada kata jenuh
Seketika rindu ini menjelma tumbuh

Apa aku harus menjadi Zulaikha?
Harapkanmu yang ku damba
Sekadar cinta semata
Tanpa landasan Dia yang Maha cinta

Ku senandungkan namamu disetiap bait doa
Terselip jua wajah teduhmu dalam ilusi mata
Aku hanya wanita biasa tak bersahaja
Berharap Dia satukan kita

12 komentar:

Lilis Fauzi-Odop7 mengatakan...

Aaamiiin ... Nyambung sama tulisannya siapa y tadi, gambar bertuliskan "Saat Zulaikha mengejar cinta Yusuf, maka semakin jauh ... 🙏😁👍👍

Aysafitri114 mengatakan...

Big thanks mbak

Mochammad Rifqi Fatwa mengatakan...

Mantap... Makna Karyanya selalu sampai kepada para pembaca


Semangat

niozaharani mengatakan...

Aamiiin, Dia pasti, entah kapan, akan menyatukan jodoh meski sejauh apapun 😍

Rahman Arrijal mengatakan...

Bagus kak tapi menurut saya beberapa pemakaian kata "yang" bisa di hilangkan.

Riban Toples Satir dan Narasi mengatakan...

Berharap dia satukan kita. Aku jadi ingat teman kantor ada yang baru sebar undangan hari ini. Cocok buat puisi lamaran.

Restanti mengatakan...

Aamiin, semoga disegerakan

Aysafitri114 mengatakan...

Alhamdulillah akhirnya

Aysafitri114 mengatakan...

Oke baiklah hehe

Aysafitri114 mengatakan...

Oke baiklah hehe

Aysafitri114 mengatakan...

Masnya sudah nyebar undangan juga kan

Aysafitri114 mengatakan...

Aamiin insya Allah

Diksi 18_Ayu

Kenapa Jatuh Cinta? Karena Tuhan yang menghadirkan rasa, meski tidak ditakdirkan bersama. Pertanyaan yang kadang membuat kita bingung ...