Dan akhirnya pembagian
grup berlangsung. Ada Tokyo, Konstantinopel, Nottingham, Sapporo, London,
Adelaide, Kairo dan Valetta. Alhamdulillah aku masuk grup Tokyo. Di grup Tokyo
terdiri dari 23 peserta dan PJ (penanggung jawab).
Serasa anak baru yang
masuk kelas. Nggak ada yang aku kenal dari mereka. Mereka masih asing dan tentu
aku butuh adaptasi. Dari sekian mereka cuma satu orang dari Pj yang aku kenal. Lutfi Yulianto. Haha.. Dia orang yang aku kenal dari masa RWC dulu. Dan ketemu lagi di ODOP.
Satu-dua pekan berjalan
para peserta masih dengan program kerjanya, yaitu menulis pada blog dan
menyetor tulisan ditempat yang telah tersedia. Tantangan-tantangan sudah kami
jalani tiap pekan. Dari materi malam Senin dan Jum’at kami mendapat ilmu baru.
Seiring berjalannya
waktu, pasti mulai ada kejenuhan, down dan
akhirnya banyak peserta yang gugur atau terpaksa dikeluarkan dari grup. Aku yang
menyaksikan itu makin terpacu semangatnya untuk terus berjuang sampai akhir.
Kejadian memanaspun
sempat terjadi di grup Tokyo. Tapi akhirnya berakhir damai dan saling mengerti.
Maklum, kepala peserta banyak. Jadi untuk menyatukan menjadi satu pemikiran itu
terkadang sulit. Meski tujuannya itu sama.
Keadaan kembali normal
menjelang pekan-pekan akhir. Semakin terasa kekeluargaannya, saling berbagi
cerita, suka, duka. Tentu kami tak lupa saling memberi semangat. Hanya satu
kata “Semangat” tapi sukses membuat diri untuk bangkit.
Sampailah kami pada
waktu terakhir untuk menyetor tulisan tugas tantangan. Tunai sudah program kerja
harian maupun mingguan. Tinggal menunggu hasil akhir yang semoga memuaskan. Diluluskan
saja sudah bahagia dan sujud syukur.
_Bersambung....

YG ptg bisa 🎓😁 n tambah ilmu
BalasHapusBner bnget
HapusSetuju👍👍👍♥️♥️♥️
BalasHapusIya mbak
Hapus