Judul
terjemahan: Pembunuhan di Malam Natal
Alih bahasa:
Mareta
Tebal : 304
halaman
Siapa yang tidak kenal penulis novel satu ini, dialah
Agatha Christie. Menurut Guinness
World Records, Christie memegang rekor sebagai novelis dengan penjualan terbaik
sepanjang masa. Novelnya telah terjual sekitar dua milyar kopi. Ia juga
memegang rekor sebagai novelis yang karyanya paling banyak diterjemahkan,
setidaknya ke dalam 103 bahasa. Atas kontribusinya dalam dunia literatur dan
turut mengharumkan nama Inggris, Christie juga diberikan gelar Dame Commander
of the Order of the British Empire oleh Ratu Elizabeth. Woww.
Nah novel Agatha Christie yang saya baca kali ini
berjudul ‘Pembunuhan di Malam Natal’. Kenapa pilih judul tersebut? Alasannya jelas
dan pasti di dalam novel ini menceritakan tentang tradisi atau kebiasaan orang-orang
di negara asal novel ini yaitu Inggris. Berbicara tentang tradisi atau
kebiasaan, negara Indonesia juga mempunyai berbagai ragam tradisi. Pastinya
juga memiliki perbedaan dan persamaan antara tradisi atau kebiasaan negara
Inggris dan Indonesia. Dibaca pelan-pelan ya..
Inggris
merupakan negara maju dalam berbagai hal, termasuk teknologi. Akan tetapi,
mereka tidak melupakan tradisi (termasuk yang aneh/unik sekalipun) yang
diwariskan dari nenek moyang. Semisal 7 helatan berikut ini, yang bisa dibilang
sangat tidak biasa untuk dilakukan di zaman semodern ini.
1. Mayor of High Wycombe
Mayor of High Wycombe merupakan
kebiasaan unik orang-orang Inggris dalam pemilihan walikota, yakni menimbang
berat badan pemimpin atau pejabat negara setiap tahun. Jika sang pejabat
bertambah berat badan, secara historis akan dihukum atau diejek.
2. World Gurning Championship
Kamu punya
kemampuan mengubah wajah menjadi sangat unik? Jika punya, silakan mencoba
kejuaraan bernama World Gurning Championship ini. Sebagian besar
kontestan cenderung membuat wajah aneh dan kemudian mengabadikannya sebagai
kenang-kenan
3. Cheese Rolling
Cheese Rolling merupakan salah satu tradisi unik yang
ada di dunia. Seperti namanya, Cheese Rolling berlangsung di bukit
Cooper dan peserta berlomba lari dengan kecepatan 70 mph dari garis start.
4. Bog Snorkeling Championship
Bog Snorkeling Championship dianggap
sebagai olahraga keras yang cepat, di mana para kontestan dipaksa berenang di
sepanjang rawa gambut yang berair. Sekarang, helatan ini berlangsung rutin
setiap tahun di Inggris.
5. Morris Dancing
Morris Dancing dianggap sebagai metode menari unik, di
mana para penari mengenakan bantalan lonceng pada tulang kering mereka. Tarian
ini pertama kali berasal di London sejak 1448, yang melibatkan permainan
musikal sepanjang tarian.
6. Wife Carrying
Tradisi unik
bernama Wife Carrying atau kompetisi menggendong istri dengan jarak
300 meter ini sudah berlangsung sejak 2008 lalu di Inggris. Sebelum bertanding,
para istri harus ditimbang berat badannya.
7. World Worm Charming Championship
World Worm Charming Championship adalah helatan
yang tidak biasa di Inggris, di mana orang-orang dari segala usia mencoba untuk
mengekstraksi sebanyak mungkin cacing dari tanah. Kejuaraan ini sendiri dimulai
pada tahun 1980, di sebuah halaman sekolah di Willaston.
Itu tadi 7 dari
berbagai macam dan ragam Tradisi di Inggris yang Masih Dilakukan Masyarakat Inggris Sampai
Sekarang. Tapi ada pula tradisi yang masih berlaku di Indonesia meski butuh
biaya banyak untuk menyelenggarakannya. Biasanya tradisi itu dimodifikasi
sehingga tak saklek seperti zaman dulu. Namun ada juga tradisi yang masih
dipertahankan keasliannya.
1.
Sunatan
di Aceh
Bagi masyarakat urban, sunatan buat anak
biasanya digelar secara sederhana. Pagi anak diantar ke rumah sakit untuk
dikhitan, sorenya bikin syukuran dan bagi-bagi makanan di lingkungan rumah lalu
sudah. Tapi buat masyarakat yang masih memegang teguh tradisi, sunatan
dilakukan dengan prosesi yang panjang dan membutuhkan biaya yang tak sedikit.
Contohnya tradisi sunatan di Aceh yang prosesinya dimulai tiga hari sebelum si
anak disunat. Di Aceh, walah hanya satu anak yang sunatan, seluruh warga
desa bergerak. Prosesi sunatan di Aceh full aturan adat dari konsep pakaian
hingga makanan.Walhasil, biaya penyelenggaraannya pun cukup besar.
2.
Mitoni
Mitoni adalah
upacara mempersiapkan kelahiran bayi saat usia kehamilan 7 bulan. Upacara adat
Jawa ini lekat dengan budaya Islam. Jika diselenggarakan dengan adat Jawa utuh,
prosesi mitoni membutuhkan seharian penuh dan biaya yang relatif besar. Upacara
ini mirip-mirip dengan pernikahan Jawa, ada sungkeman dan siraman. Keluarga
yang menggelar upacara ini juga harus mengundang tetangga dan kenalan untuk
ikut mendoakan si jabang bayi.
3.
Rambu Solo
Tradisi
mengantar kepergian jenazah di Toraja ini menjadi daya tarik wisata Sulawesi.
Sebab, upacaranya digelar secara rumit tapi menarik. Rambu Solo wajib digelar
masyarakat asli Toraja. Jika salah seorang keluarga meninggal tapi belum
digelar Rambu Solo, jenzahnya akan diperlakukan seperti orang sakit. Dia bakal
diberi makan-minum, ditidurkan di ranjang, dan bahkan diajak mengobrol. Sementara
Toraja punya Rambu Solo, warga Dayak di Kalimantan punya Tiwah. Tradisi ini
digelar untuk menyucikan jiwa orang yang telah meninggal agar diterima di
surga.
4.
Tiwah
Sama seperti
masyarakat Toraja, komunitas Dayak juga harus menabung lama untuk
menyelenggarakan tradisi yang digelar non-stop selama sebulan ini. Biaya untuk
menyelenggarakan Tiwah puluhan hingga ratusan juta rupiah. Tapi biasanya warga
setempat ikut mengumpulkan sumbangan bagi keluarga yang akan
menyelenggarakannya.
5.
Ngaben
Ngaben adalah
tradisi pembakaran jenazah di Bali. Tradisi di Indonesia yang masih
dilestarikan ini bisa menyedot dana puluhan hingga ratusan juta rupiah. Dulu
Ngaben digelar secara perseorangan. Artinya bila seorang anggota keluarga
meninggal, maka keluarganya akan menggelar Ngaben agar jiwanya tenang. Tapi
sekarang warga Bali lebih sering menyelenggarakan Ngaben secara bersama-sama.
Bicara tentang
perbedaan antara Inggris dan Indonesia tentu sangatlah banyak, tapi ada sedikit
persamaan antara Inggris dan Indonesia yang saya temukan. Yuk bahas satu per
satu.
1.
Menyetir
di sisi kiri jalan
2.
Posisi
duduk di sebelah kanan pada saat menyetir mobil
3.
Metode
penulisan tanggal yang sama
4. Tentunya
juga sama-sama mempunyai lagu kebangsaan
5.Lembaga legislatif kedua negara
menganut sistem bikameral (dua kamar)
6. Keduanya menganut sistem multipartai
Yang terakhir,
acara besar bagi kedua negara ini yaitu perayaan hari raya. Kalau di negara
Inggris ada perayaan hari natal, Indonesia juga juga mempunyai hari raya yaitu,
hari raya Idul Fitri dan Idul Adha. Tentu mayoritas yang melaksanakannya adalah
umat muslim Indonesia. Namun tentu juga, perayaan natal ini juga dilaksanakan
bagi umat non-muslim di Indonesia.

mantap ... jadi tahu perbedaan dan persamaannya. Btw, baru tahu kalau di Inggris nyetirnya di kanan juga. Kebanyakan di luar negeri kan di kiri ya ...
BalasHapusIy aku juga bru tahu hehe
Hapus