Halaman

Kamis, 10 Oktober 2019

Kembali Datang


Kau mulai sering bertamu
Temuiku tanpa kenal waktu
Seperti hari-hari lalu
Datang tanpa memberi tahu

Tetesmu telah jatuh di pipi
Basahi relung yang sepi
Mengalir bagai denyut nadi
Hanya waktu buatmu terhenti

Hadirmu bawa serta kenangan
Yang kini telah tergenang
Tak tahu kapan akan hilang
Bergelayut manja dalam ingatan

Aku tak bisa lupa
Tentang yang pernah ada
Hanya tak ingin untuk ingat
Memori yang terus melekat

Kau dengannya sama saja
Datang dan pergi sekejap mata
Kau singgah buatku basah
Dia singgah buatku patah




6 komentar:

  1. Haish, biar mantan terus terngiang
    Biar hujan habis menerjang
    Aku tetap makan gorengan 😅🙏

    BalasHapus
  2. Kata mantan itu selalu sensitif, dimanapun. Sensitif untuk dikenang. Wkwkwk

    BalasHapus